Rabu, 05 Oktober 2011

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Trouble shooting Disaat PC Lambat

Keluhan apa yang paling sering ditemukan
dalam perkantoran yang cukup
membosankan bagi para IT Technical
support ? yaitu menanggapi masalah
misalnya seperti ini “Komputer saya
Lambat” begitulah kira-kira kalimat yang sering dilontarkan para end user yang
menggunakan komputernya, dan kita harus
memperbaikinya, itu suatu hal yang sangat
membosankan untuk ditanggapi saking
seringnya, terkadang kita menjawab
“upgrade aja”, walaupun kita tahu, bukan itu jawaban yang tepat sebenarnya. Karena end user tidak mengetahui apa
yang dilakukanya. Otomatis kita harus
mencari penyebabnya, terkadang saking
stressnya kita kita langsung mengambil
langkah untuk menginstall ulang saja,
daripada repot mencari cari permasalahanya, dan itu justru akan
memakan waktu lebih banyak. Berikut 11 hal yang harus kita perhatikan
untuk menanggapi masalah “komputer
saya lambat!” 1. SPYWARE DAN VIRUS Spyware dan Virus yang paling menjadi top
untuk menganalisa pc yang melambat
adalah bagian ini, . karena bagian ini yang
paling mudah di susupi dan banyak user
yang berinteraksi denganya (secara tidak
langsung), spyware berasal dari banner- banner dan iklan-iklan di suatu halaman
web yang mulai beraksi saat kita
mengakses halaman/banner tersebut
melalui sebuah browser yang memiliki celah
keamanan yang tidak bagus, sehingga
spyware ini sangat dekat dengan IE, karena IE adalah teman baik untuk spyware, karena spyware bisa memungkinkan
spyware untuk menginstall program di
dalam HDD kita secara silent, langkah awal,
gunakanlah firefox! secara garis besar langkah dasar untuk
menghapus spyware: 1. Indentifikasi dan analisa process yang
sedang berjalan dengan windows task
manager 2. Identifikasi dan non aktifkan service yang
bersangkutan melalui management console 3. Identifikasi dan non aktifkan service yang
ada di startup item dengan sistem
configuration utilty 4. Cari dan hapus entry di registry yang ada
pada startup 5. Identifikasi dan hapus file yang
mencurigakan 6. Install dan gunakan spyware detection
dan removal. 2.PROCESSOR OVERHEATING Kebanyakan modern prosesor mudah
menghasilkan panas, sehingga prosesor
masa kini membutuhkan pendingin khusus
dan jenis fan khusus, sehingga pada saat
tempratur prosesor meningkat melampaui
batas, sistem akan melambat dan proses akan berjalan lambat, modern motherboard
dapat memonitor dan mengatur tempratur
prosesor, yang dapat dilakukan melalui bios. KIPAS PROSESOR YANG GAGAL
DISEBABKAN KARENA: 1. Debu yang menghambat perputaran
kipas
secara smooth 2. Fan motor rusak 3. Bearing fan ada yang doll (longgar/lepas)
sehingga fan “jiggling”. Jiggling yang
dimaksud disini adalah jika fan yang
sedang
berputar-putar ada bunyi krek-krek secara
cepat maka bisa dikatakan kalau bearing fan
sudah mulai doll fan juga tidak harus
diganti, jika
berdebu kita hanya membutuhkan
membersihkan debunya. 3. RAM yang buruk Beberapa situasi dapat
juga karena pengaruh ram yang buruk, hal
ini dikarenakan oleh: 1. RAM timing lebih lambat dari spesifikasi
mesin
yang optimal 2. RAM yang memiliki nilai minor hanya bisa
dilihat
setelah melalui beberapa test 3. RAM terlalu panas Pada zaman ini
banyak fariasi RAM yang dapat kita
gunakan dan kita beli, dan kita dapat
menyesuaikan dengan kapasitas dan
kemampuan dari motherboard kita dan
jangan lupa untuk mengeset kecepatan RAM dari bios Hal buruk lainya dalam RAM
adalah masing- masing chips nya tidak
semuanya bisa stabil sehingga akan
menurunkan performa, sehingga ciri-ciri
RAM chips yang tidak bagus adalah PC
selalu lambat dan akhirnya blue screen, jika kita menemukan RAM yang overheat
kita bisa gunakan heatspreader untuk
mengatasinya (saran saya, daripada beli
heatspreader RAM mending beli RAM yang
lebih bagus saja). 4. Harddisk yang fail Jika hard disk sering
mengalami failure, ini juga akan
memperburuk performa komputer, dan jenis
jenis fail ini banyak penyebabnya, bisa
sifatnya mekanis, elektronik, bahkan
firmware nya yang ngga update, dari hard disk ini akan menyebabkan: 1. Akses time yang lambat 2. Jumlah bad sector yang terus meningkat
saat di
scandisk atau di check disk 3. Ada blue screen yang nggak terjelaskan 4. Gagal Boot mendeteksi hard disk itu
masih dalam keadaan bagus atau ngga itu
gampang gampang susah, biasanya paling
sering di windows xp slalu muncul
“Windows delayed write failure” saat
harddisk mengalami kegagalan, nah disaat itulah kita mulai mensiasati ada apa
gerangan di harddisknya, pertama kita bisa
melakukan scan dengan checkdisk, sampai kita memeriksa fisik hard disknya.
biasanya fisik hard disk dapat dilihat dari
bunyinya, semakin berisik berarti
menandakan komponen komponen di
dalamnya ada yang mulai longgar, kita bisa
juga menggoyang goyang harddisk ke kiri kanan dan mendengarkan bunyinya, jika
ingin menggunakan tools dan mengecek
kondisi harddisk secara berkala kita bisa
menggunakan tools hddlife, ada yang gratis
ada yang bayar. 5. Bios Settings Biasanya bios yang belum di custom
settingnya akan mengalami proses
perlambatan beberapa detik, khususnya
pada saat booting, untuk itu kita harus
mengcustom bios setting agar performa
kerja proses boot bisa dipercepat, Secara umum settingan bios yang harus
diperhatikan adalah: 1. Boot langsung ke harddisk 2. Disable IDE drive yang tidak terpakai 3.Set speed latency RAM 4. Matikan IO / IRQ perangkat onboard
yang tidak
dipakai 5. Gunakan Fast POST 6. Disk type/
controller compatibility Hal ini terkadang
spele, namun hal ini akan terasa saat kita
menggunakan aplikasi yang akan
menguras performa harddisk, biasanya
motherboard sekarang sudah memiliki kontroler yang baik untuk paralel ATA disk,
namun kita harus memperhatikan kabel IDE
nya, karna kabel ini memiliki beberapa
spesifikasi tertentu,
ada yang udma 33, 66, dan 100, kalau
kita lihat secara fisik, bentuk kabelnya memiliki serabut
yang halus halus dan banyak, sedangkan
yang udma 33 serabutnya sedikit, jadi
gunakanlah kabel yang memiliki spesifikasi
yang tinggi untuk disk kita. dan jangan lupa,
setiap 18 bulan pasti akan muncul disk dengan teknologi dan kapasitas terbaru jadi
jangan lupa rencanakan untuk melakukan
penggantian ini akan memberikan efek
yang baik untuk kita. Selain itu
jika motherboard yang digunakan saat ini
adalah motherboard yang sudah dilengkapi dengan SATA Disk controler hal itu akan
lebih baik lagi, karena sata lebih cepat
dibandingkan PATA. 7. Windows Services Secara default service yang di windows
berjalan semua, walaupun secara langsung
kita tidak tahu apakah kita
membutuhkanya atau tidak, service
tersebut bisa di akses dari control panel,
administrative tools dan service, banyak service- service yang tidak diperlukan yang
bisa hentikan, dengan begitu kita bisa
menghemat RAM yang terpakai di
komputer dan otomatis komputer bisa
berjalan lebih baik, beberapa service yang
harus diperhatikan dan dimatikan jika kita tidak membutuhkanya adalah: 1. FTP 2. Indexing Service 2. Remote Registry 3. Telnet 4. Remote Access 5. Remote Desktop 6. Automatic Update 8. Process yang invisible Terkadang, tampa
kita ketahui ada saja program yang
berjalan di memory, padahal kita sudah
tidak menggunakanya lagi atau bahkan
kita sudah menguninstallnya namun
programnya masih ada yang berjalan, untuk itu kita harus memperhatikan process
apa saja yang sedang berlangsung di
komputer kita dengan melihat task
manager, dan kita bisa end task kan atau
kill, lalu kita bisa hapus .exe nya 9. Disk Fragmentation Sebagaimana karakteristik file dalam
sebuah komputer pasti mengalami proses
file tersebut di add, di edit, atau di hapus, hal
tersebut dapat menyebabkan fragmentasi
di beberapa areal sektor harddisk, untuk itu
kita perlu merapihkan data di komputer kita, yaitu dengan mendefrag nya. jika kita
menggunakan windows xp, kita bisa
menggunakan defrag.exe dan meletakanya
di schedule agar dapat berjalan pada waktu
yang kita tentukan. 10. Background applications Kalau kita
perhatikan di systray saat kita klik arrow
kirinya akan berderetlah icon yang banyak,
semakin banyak icon yang terpasang di
systray itu menyebabkan komputer
semakin lambat merespons proses, karena memory banyak yang terpakai untuk
proses itu, sehingga untuk itu kita perlu
mematikanya atau menon-aktifkan yang
tidak diperlukan yaitu dengan mengakses
registry: HKEY_LOCAL_MACHINE\Software
\Microsoft\Windows \CurrentVersion\run dan HKEY_LOCAL_
MACHINE\Software\Microsoft\Windows
\CurrentVersion\RunOnce Hapuslah key
yang tidak diperlukan. 11. File system issues Beberapa isu file
system mempengaruhi performa itu
mungkin benar, jika kita menggunakan OS
Windows NT 4.0, Windows 2000, or
Windows XP, seharusnya kita
menggunakan NTFS File system, karena NTFS memiliki performa yang lebih baik
daripada Filesystem sebelumnya misalnya
FAT32, dimana fat32
ini dari sisi performance dia hanya mampu
menangani disk yang berkapasitas 32GB
dengan ukuran cluster default, jika filesystem fat32 berjalan pada disk yang
berukuran besar maka akan sering terjadi
fragmentasi dan menurunnya performance
pc. Format dan ukuran cluster juga
berpengaruh, misalnya saja, kita
mempunyai disk 60 GB lalu memformat disk tersebut dengan ukuran cluster 512
bytes, hal ini akan menyebabkan disk akan
memakai banyak cluster dimana harddisk
akan sering melakukan track and seeknya,
dan ini akan menjadi problematik saat
harddisk pada saat disk mengalami framgentasi yang banyak, salah satu
solusinya adalah
menggunakan cluster yang lebih besar,
misalnya saja 4K atau lebih besar, dari situ
kita akan melihat pemberitahuan tentang
improvement load times, dan perlu diketahui, semakin besar ukuran cluster
akan signifikan meningkatkan jumlah space
cluster slack dan akan banyak membuat
disk space banyak yang terbuang. Trik lain untuk melakukan tweaking dari
NTFS ini adalah: 1. tweak variable NtfsDisable8dot3NameCreation, yang bisa
ditemukan di : HKEY_LOCAL_MACHINE
\SYSTEM\CurrentControlSet
\Control\Filesystem jika di set ke 1 maka
ini akan menghentikan NTFS untuk
menggenerate 8.3 file name convention, jika kita tidak membutuhkan model nama
file lama, kita bisa menghentikan NTFS
untuk tidak membuatnya 2. yang kedua adalah variable
NtfsDisableLastAccess value yang bisa
ditemukan di : HKEY_LOCAL_MACHINE
\SYSTEM\CurrentControlSet
\Control\Filesystem ini adalah REG_
DWORD entry, dan jika ini di set ke 1, maka ini akan mencegah NTFS untuk
mengupdate date and time stamp, saat kita
melakukan browsing file pada sebuah
direktori, namun ini tidak akan menghalangi
proses update file yang sedang di akses
pada saat filenya di akses atau berubah. Tulisan ini sebagian di dapatkan dari Tech
Republic http://
techrepublic.com.com/5138-6240-5721522.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar